Nama:
Email:
Waralaba    :   

Pin BB             : 276AA736

Contact Center : 031 -70001818

Makalah Franchise

05 MAR
Makalah Franchise Posted by mmionline team pada 2013-03-05

Makalah Franchise Bisnis franchise merupakan kegiatan usaha penjualan barang secara retail kepada masyarakat luas, begitu populernya kegiatan usaha ini, sehingga cepat sekali berkembang dan meliputi berbagai jenis bidang usaha. Bisnis waralaba diperkenalkan pertama kali oleh Isaac Singer seorang pencipta mesin jahit merek Singer pada tahun 1851 di Amerika Serikat. Di Indonesia, bisnis penjualan secara retail semacam waralaba mulai dikembangkan, banyak sekali bermunculan pebisnis-pebisnis lokal yang melirik penjualan barang atau jasanya secara waralaba.

Di Indonesia, sistem bisnis penjualan secara waralaba sangat diminati oleh pebisnis waralaba asing dimana mereka memberikan izin kepada pengusaha lokal untuk mengelola waralaba asing tersebut dan tentunya akan berakibat menimbulkan saingan yang berat bagi pengusaha kecil lokal yang bergerak di bidang usaha sejenis.

Franchise adalah suatu system distribusi dimana pemilik bisnis yang semi mandiri (terwaralaba) membayar iuran dan royalty kepada induk perusahaan pewaralaba untuk mendapatkan hak menggunakan merek dagang, menjual barang atau jasanya, dan sering kali menggunakan format dan system bisnisnya.

Jenis-jenis waralaba

1. Waralaba nama dagang

Meliputi suatu merek seperti true value hardware atau western outo disini terwaralaba membeli hak untuk memakai nama dari pewaralaba tanpa pembatasan bahwa ia hanya mendistribusikan produk-produk tertentu dengan nama pewaralaba tersebut.

2. Waralaba distribus produk

Artinya pewaralaba memberikan hak kepada terwaralaba untuk menjual produk-produk tertentu dengan nama merek dan merek dagang pewaralaba melalui jaringan yang selectif dan terbatas

3. Waralaba murni

System waralaba dimana pewaralaba menjual kepada terwaralaba suatu system dan format bisnis yang lengkap.

Keuntungan membeli waralaba :

Terwaralaba mendapatkan peluang untuk memiliki bisnis kecil dengan relatif cepat dan karena menggunakan prosuk dan nama dagang yang sudah terkenal. Terwaralaba juga memanfaatkan pengalaman pewaralaba pengalaman itulah yang dibeli terwaralaba dari pewaralaba. Bagi wirausahawan pemula akses kepada model bisnis yang sudah terbukti berhasil merupakan jalan paling aman untuk memiliki sebuah bisnis. Setelah mempertimbangkan dengan cermat waralaba tidak memberikan apapun yang btidak dapat ia lakukan sendiri tetapi bagi orang lain mungkin waralaba akan menjadi kunci kesuksesan swbagai pemilik bisnis.

1. Dukungan dan pelatihan manajemen

Salah satu penyebab kegagalan bisnis adalah ketidak mampuan manajemen. Banyak pewaralaba terutama yang sudah mapan juga memberikan pelatihan lanjutan dan layanan-layanan konsultasi. Layanan ini sangat penting karena pewaralaba tidak mengharuskan terwaralaba memiliki pengalaman dalam bisnis. Meskipun sifat-sifat pelatihan sangat positf terdapat bahaya yang melekat pada hubungan antara pelatih dan yang dilatih. Beberapa pewaralaba juga memungut biaya untuk pelayanan pelatihan mereka sehingga terwaralaba harus betul-betul mengerti isi kesepakatan dan besarnya biaya.

2. Daya tarik merek

Terwaralaba berlisensi membeli hak untuk menggunakan nama merek yang sudah terkenal dan diikilankan secara nasionala untuk suatu produk atau jasa. Oleh karna nama waralaba tersebut sudah diakui, para terwaralaba yang baru saja mebuka took mereka sering kali harus kebanjiran pelanggan yang siap membeli berbagai produk dab jasa mereka salah satu prinsip dasar dari waralaba adalah meniru kesuksesan pewaralaba .

3. Bantuan Kuangan

Untuk mengembangkan bisnis mereka para pewaralaba bergantung pada uang terwaralaba. Pewaralaba biasanya tidak menyediakan banyak bantuan keuangan untuk terwaralaba. Akan tetapi suatu penelitian melaporkan bahwa sepertiga pewaralaba menawarkan bantuan keuangan kepada pewaralaba jarang memberikan pinjaman untuk membantu pembayaran awal waralaba yang harus dilakukan oleh terwaralaba. Dalam kebanyakan kondisi, bantuan keuangan dari para pewaralaba bisa berupa bentuk lain selain pinjaman langsung, sewa-beli, atau kredit jangka pendek. Para pewaralaba biasanya bersedia membantu para terwaralaba yang berkualifikasi tinggi agar bisa berhubungan dengan bank, lembaga non-bank pemberi pinjaman, serta berbagai sumber dana lainnya.

4. Peluang sukses lebih besar

Data statistik menunjukan bahwa waralaba resikonya lebih kecil dibandingkan membangun bisnis dari awal. Terdapat dua resiko ketika wirausaha membeli suatu waralaba, kesuksesan atau kegagalan, semuanya bergantung pada keahlian menejerial dan motivasi terwaralaba dan bergantung pada pengalaman dan sistem bisnis pihak pewaralaba. Waralaba merupakan peluang anda untuk terjun ke dalam usaha bagi diri anda sendiri tetatpi tidak melalui diri anda sendiri.