Nama:
Email:
Waralaba    :   

Pin BB             : 276AA736

Contact Center : 031 -70001818

Cara Membuat Franchise

24 MAR
Cara Membuat Franchise Posted by mmionline team pada 2013-03-24

Cara Membuat Franchise jika beberapa tahun lalu hanya menjumpai beberapa jenis bidang usaha yang difranchisekan, sekarang banyak ragam jenis usaha yang dengan mudah kita jumpai dari makanan sampai jasa pendidikan, kalau saja dahulu hanya beberapa bisnis Indonesia yang memakai cara franchise dan semua lebih didominasi oleh perusahaan franchise asing yang memang sudah lebih lama mengenal cara berbisnis dengan franchise. Untuk menjual bisnis franchise Indonesia kita memerlukan alat bantu marketing Tools yang kita sebut Prospektus, didalam prospektus banyak memberikan informasi lengkap tentang Franchise kita secara lengkap dan benar. Siapapun yang memiliki usaha tentu menginginkan usahanya dapat berkembang biak dengan cepat dimana-mana, sehingga keuntungan makin melimpah.

1. Membuat Ciri Khas Usaha
Buatlah usaha atau bisnis yang memiliki jati diri. Bisnis yang memiliki jati diri itu adalah bisnis yang memiliki ciri khas atau daya pembeda dibandingkan dengan bisnis lain. Ini syarat utamanya. Meskipun kita latah dengan mengembangkan bisnis franchise, bukan berarti kita bebas meniru begitu saja.

2. Membuat Standar Operasi Baku
Supaya dapat dikembangbiakkan dimana-mana dalam waktu cepat, kita harus memiliki standar operasi baku. Kelemahan mayoritas pengusaha UKM adalah membuat standar operasi ini. Tidak sulit membuat standar operasi baku itu. Asalkan kita memahami prosesnya dan mau menuliskan proses itu diatas kertas, jadilah standar operasi baku dalam bentuk yang paling sederhana.

3. Membuat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
Salah satu kelemahan pengusaha UKM adalah jarang yang memproteksi hak intelektualnya, baik karena faktor ketidaktahuan maupun anggapan bahwa mengurus HAKi itu mahal dan ribet karena berkaitan dengan birokrasi. Padahal bisnis franchise itu yang diperjualbelikan adalah HAKI-nya. Jadi segeralah daftarkan merek, paten, hak cipta, tau disain industri pada Ditjen HAKI Depkumham.

4. Membuat Cara Duplikasi Yang Mudah & Praktis
Salah satu kunci supaya bisnis kita mudah dikembangbiakkan adalah cara duplikasi yang mudah dan praktis. Kita harus menyusun cara supaya orang lain mampu menduplikasi usaha kita secara mudah. Sistem duplikasi ini biasanya terangkum dalam sistem training.

5. Membuat Keuntungan Yang Bertumbuh
Bisnis tidak layak dikembangbiakkan jika masih merugi, sehingga satu-satunya cara supaya bisnis tersebut layak dikembangbiakkan adalah dengan membuat keuntungan yang bertumbuh. Keuntungan bertumbuh didapat jika dalam jangka waktu tertentu bisnis kita memiliki kecenderungan mencetak untung terus menerus. Oleh karena itu, jangan segan-segan tetapkan target pendapatan, upayakan selalu mencapai target tersebut, dan selalu naikkan target untuk periode waktu selanjutnya. Begitu seterusnya. Usahakan bisnis tidak mengalami kerugian.